Magelang, 1 Agustus 2026 – SMA Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang menyelenggarakan kegiatan Parent in Partnership bagi orang tua/wali siswa kelas XI dan XII. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga di rumah dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik, baik dari sisi akademik, karakter, maupun spiritual.
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Kharisma Ramadhani dan Jamilah Tri Asas siswa MBS, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh dirigen Rianty Anindya Putri dari kelas XII. Kegiatan dipandu oleh Ma’mun Dwi Badri selaku pembawa acara.
Pada sesi utama, narasumber M. Zuhron Arafi, M.Pd.I. menyampaikan materi tentang pentingnya peran ayah dan ibu dalam membangun keluarga yang menjadi pondasi utama pendidikan anak. Melalui kisah-kisah teladan dalam Al-Qur’an, seperti Nabi Nuh dan istrinya, Fir’aun dan istrinya, Abu Lahab dan istrinya, serta Nabi Ibrahim beserta istri-istrinya, beliau menjelaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak sangat dipengaruhi oleh keharmonisan dan keselarasan peran kedua orang tua.

Dalam pemaparannya, narasumber mengingatkan tiga pola pengasuhan yang perlu dihindari oleh orang tua. Pertama, sikap cuek atau minim komunikasi dengan anak. Menurut beliau, percakapan merupakan ruh dalam sebuah keluarga. Keluarga yang kehilangan komunikasi akan kehilangan kehangatan, yang pada akhirnya dapat berdampak pada perkembangan karakter anak.
Kedua, orang tua diharapkan lebih menekankan pembentukan adab dan nilai-nilai agama daripada sekadar mengejar prestasi akademik. Anak yang memiliki akhlak baik dan fondasi agama yang kuat akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Ketiga, orang tua juga diimbau untuk tidak selalu mengabulkan ataupun menolak seluruh keinginan anak. Dibutuhkan kebijaksanaan dalam menentukan mana yang perlu dipenuhi dan mana yang harus dibatasi sebagai bagian dari proses pendidikan karakter.
Pada kesempatan tersebut, Mustaqim, S. Pd., M. Pd. Selaku Kepala SMA Muhammadiyah 1 Alternatif Kota Magelang menyampaikan pembinaan kepada seluruh orang tua. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan anak tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh pola pengasuhan di rumah. Oleh karena itu, sekolah berharap orang tua dapat terus berjalan seiring dalam mendidik putra-putrinya.
Beliau juga memperkenalkan diri sebagai kepala sekolah yang baru menerima amanah dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) serta menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan peserta didik yang dinilai semakin baik, terutama dalam kepemimpinan, organisasi, dan kedisiplinan.
Selain itu, Kepala Sekolah mengajak orang tua siswa kelas XI untuk mulai berdiskusi bersama anak mengenai pilihan jurusan dan perguruan tinggi agar persiapan menuju dunia perkuliahan dapat dilakukan lebih matang. Khusus bagi peserta didik di kelas ICP (International Class Program), kemampuan berbahasa Inggris terus menjadi perhatian agar siap bersaing di tingkat internasional, termasuk bagi yang bercita-cita melanjutkan studi ke luar negeri.

Program boarding school juga mendapatkan perhatian khusus. Kepala Sekolah menyampaikan bahwa antusiasme peserta didik sangat baik dan program tersebut akan terus diperkuat, salah satunya melalui kegiatan Kuliah Subuh dengan materi hadis sebagai bagian dari pembinaan karakter Islami.
Dalam bidang pengembangan wawasan, sekolah juga menyampaikan rencana pelaksanaan study tour bagi siswa kelas XI dan XII. Berdasarkan hasil survei sementara, mayoritas peserta didik memilih destinasi Bali – Lombok. Program ini direncanakan berlangsung pada akhir bulan Desember 2026 atau awal bulan Januari 2027 dengan skema pembiayaan yang diupayakan tetap terjangkau bagi seluruh peserta.
Sementara itu, Endang Susilawati, S. Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum menjelaskan berbagai program akademik yang akan segera dilaksanakan, di antaranya bimbingan khusus Tes Kemampuan Akademik (TKA), program persiapan UTBK bagi siswa kelas XII, serta bimbingan masuk sekolah kedinasan. Orang tua juga diharapkan dapat berdiskusi secara intensif dengan anak dalam menentukan pilihan jurusan kuliah sehingga keputusan yang diambil benar-benar sesuai dengan minat dan potensi mereka.
Pada sesi berikutnya, Rati Ayu Pratiwi, S. Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan menyampaikan pentingnya membangun budaya disiplin peserta didik. Orang tua diminta turut mengawasi waktu keberangkatan anak agar hadir di sekolah sebelum pukul 06.45 WIB. Selain itu, sekolah akan melaksanakan penertiban kerapian rambut siswa sebagai bagian dari pembiasaan budaya disiplin. Informasi lebih lanjut mengenai study tour dan pendampingan pemilihan jurusan juga akan terus disampaikan kepada orang tua melalui jalur komunikasi resmi sekolah.
Melalui kegiatan Parent in Partnership, SMA Mutual Kota Magelang berharap terbangun komunikasi yang semakin erat antara sekolah dan keluarga. Sinergi yang kuat diyakini menjadi kunci dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami, berakhlak mulia, disiplin, serta siap menghadapi tantangan masa depan.


Add a Comment